News  

Pemerintah Mendorong Masyarakat Mengembangkan Produk Unggulan Daerah dan Wisata Alam

Pemerintah Mendorong Masyarakat Mengembangkan Produk Unggulan Daerah dan Wisata Alam
Pemerintah Mendorong Masyarakat Mengembangkan Produk Unggulan Daerah dan Wisata Alam

Indek.id – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenkopUKM) Arif Rahman Hakim mendorong masyarakat Bumiayu mesti bisa memaksimalkan lahan-lahan kosong perhutanan sosial yang dibagikan pada masyarakat bisa berkembang menjadi skala usaha dan produktif.

Menurut Arif, desa wisata merupakan sektor yang sangat prospek untuk mendatangkan kesejahteraan kepada masyarakat tanpa mengeksploitasi alam secara berlebihan.

“Kami harapkan sektor ini dapat berkontribusi besar bagi perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa, ada program Perhutanan Sosial yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Bisa untuk ditanami berbagai macam tanaman yang menjadi produk unggulan sebuah desa.

“Petani bisa memanfaatkan lahan tersebut. Akan tetapi, jangan sendiri-sendiri, melainkan bergabung ke dalam sebuah wadah bernama koperasi,” tandasnya.

Baca Juga: Menko Airlangga: UMKM Dapat Perkuat Industri Halal

Salah satu contoh adalah desa yang ada di Cirebon, hanya dengan mengembangkan 3 produk saja, mampu menembus pasar hingga ke mancanegara. Adapun produk yang dikembangkan oleh masyarakt Cirebon meliputi;

Pertama, petani ketan yang mampu mengolah hasilnya menjadi tapai ketan. “Dengan kemasan yang baik, bisa menjadi oleh-oleh khas Cirebon. Bahkan omset desa tersebut mencapai Rp6 miliar,” ujarnya.

Kedua, membuat anyaman yang biasa digunakan sebagai tempat parsel. Produk anyaman yang dihasilkan sudah menembus pasar Eropa, seperti Belanda.

Ketiga, ternak jangkrik yang juga berpotensi untuk menghasilkan pendapatan.

“Jangkrik itu menu makanan utama yang dikonsumsi burung-burung berharga mahal,” tegas arif.

Disisi lain, Arif juga mengajak masyarakat Desa Wanatirta untuk mengembangkan desa wisata. Di sektor itu, berkembang aneka bisnis pendukung seperti homestay, kuliner, oleh-oleh, kerajinan, dan sebagainya. “Potensi alam sangat bagus ini harus dijaga dan dirawat, jangan dirusak,” ujar SesKemenKopUKM.

Karena dengan mengembangkan destinasi wisata di Indonesia sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat dari aktivitas pariwisata yang ramah lingkungan harus menjadi prioritas seluruh pihak untuk dilaksanakan.

Arif menegaskan bahwa PR besar ini tidak dapat dilakukan sendiri, butuh kolaborasi multipihak, “Kita harus terus memperkuat semangat kolaborasi dalam mengarusutamakan peran UMKM dalam perekonomian nasional,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *